Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PJ Bupati Sumedang laksanakan Lepas Sambut Mahasiswa KKN Tematik GRMD

Pj Bupati Sumedang beserta mahasiswa dipoto sambil memperlihatkan produk unggulan Desa Cinanjung(poto Sujana)

SUMEDANG, SundaRayaNews.com - Sebanyak 260 orang mahasiswa KKN Tematik Gotong Royong Membangun Desa (GRMD) dilepas PJ Bupati Sumedang Herman Suryatman  di Pendopo PPS, Rabu (24/01/2024). Mahasiswa dari 48 perguruan tinggi  kembali ke kampusnya setelah melaksanakan KKN di 26 desa selama empat bulan sejak September lalu.

"KKN tematik GRMD Ini adalah program yang sangat luar biasa. Pemda Kabupaten Sumedang mengucapkan terima kasih kepada LLDIKTI Wilayah IV dan pihak Perguruan Tinggi yang telah berkolaborasi untuk melaksanakan KKN Tematik di Sumedang," kata Herman Suryatman.

Herman menyebutkan, sasaran utama yang akan dilakukan mahasiswa selama melaksanakan pengabdian masyarakat  antara lain membantu penanganan stunting, kemiskinan ekstrem, dan mendongkrak perekonomian masyarakat melalui penguatan literasi digital kepada masyarakat. "Harapannya,  masyarakat makin sejahtera, makin mandiri dan pelayanan publik makin berkeadilan di tingkat desa,” katanya.

Menurutnya,  hasil evaluasi pelaksanaan KKN Tematik putaran pertama sangat membantu dalam kualitas pembangunan dan pemberdayaan desa termasuk publik service di desa. "Hasil KKN Tematik, masyarakat miskin ektrem diedukasi hingga  literasinya meningkat. Selain itu, di 26 desa itu tidak ada stunting yang baru," ujarnya

Ia meminta pencapaian ini bisa dijaga di 26 desa itu dan terus dikembangkan pasca KKN Tematik. "Ini baru piloting di 26 desa. KKN Tematik putaran kedua digelar akhir Februari. Ada 2.251 mahasiswa dari  111 perguruan tinggi diterjunkan le  251 desa,” kata Herman.

Untuk KKN Tematik putaran II, indikator kinerja utamanya (IKU) ditambah menjadi lima dari sebelumnya tiga. Kelima indikator tersebut yakni, membantu menangani kemiskinan, mencegah stunting, meningkatkan daya saing desa dengan One Village One Product, mendorong inovasi di desa dengan program One Village One Inovation dan meningkatkan status Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos).

KKN Tematik ini merupakan Ikhtiar pemerintah dalam mengkolaborasikan antara gotong royong dengan teknologi informasi dan antara antar kekuatan masyarakat dengan perguruan tinggi.  "Dengan KKN tematik ini, saya harap pembangunan desa bisa lebih optimal sehingga masyarakat bisa sejahtera," katanya.

 Perangkat Desa Ganeas berpoto bersama majasiswa setelah mendapatkan hadiah sepedah gunung.

Didalam kegiatan pisah sambut tersebut, mahasiswa yang bisa menjawab pertanyaan dari pihak panitia mendapatkan hadiah uang sebesar 100 ribu. Ditambah ada 3 Desa yang mendapat hadiah sepedah Gunung yaitu Desa Ganeas Kecamatan Ganeas Desa Ujungjaya Kecamatan Ujungjaya dan Desa Bongkok Kecamatan Paseh.

Sedangkan Desa Bongkok mendapat hadiah dari penilaian produk unggulan olahan salak karena memang Desa Bongkok terkenal dengan salaknya. Sedangkan disebelah selatan berjejer kios kios produk unggulan dari beberapa desa dan kecamatan yang dijaga dan dijajakan oleh para mahasiswa,
 diantaranya  dari Kecamatan Paseh ada produk unggulan olahan buah salak yaitu dari Desa Bongkok.

Jurnalis : Sujana
Editor    :  MR