Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

ORARI Lokal Sumedang Tetap Siaga Berikan Dukom Bencana Gempa

Ketua ORARI Lokal Kabupaten Sumedang Jabar YH1AL  Dede Mulyana  YB1BUT

SUMEDANG, sundarayanews.com -  Kegiatan dukungan komunikasi ( Dukom) Nataru yang dilaksanakan Organisasi  Amatir Radio Indonesia (ORARI)  Lokal Kabupaten Sumedang Jawa barat YH1AL,  sejak tanggal 23 Desember 2023, yang rencananya sampai tanggal 3 Januari 2024, bertempat di kawasan Alun - alun Sumedang bersama BPBD Kab Sumedang, pelaksanaannya diperpanjang.


Hal ini sehubungan dengan terjadinya bencana gempa bumi di Sumedang dengan kekuatan 4,8 maksikudo  pada pergantian Tahun 2024.


Seiring dengan kejadian tersebut Pemda Sumedang melalui surat keputusan Pj Bupati Herman Suryatman mengeluarkan surat keputusan tanggap darurat sampai dengan tanggal 7 Januari 2024. Maka pelaksanaan Dukom Oraripun sampai 7/1/2024.

Team Commuunications & Rescue  ( CORE) Orari Lokal Sumedang terus siaga membantu  dukungan komunikasi tanggap darurat.


ORARI merupakan organisasi cadangan ke tiga dalam penanggulangan bencana secara Nasional maka  dengan adanya bencana Gempa bumi yang melanda daerah Sumedang sudah barang tentu menjadi kewajiban ORARI untuk melaksanakan tugas dukungan informasi, memberikan informasi kepada publik berdasarkan data pakta di lapangan. Dan pihak ORARI selalu berkoordinasi dengan berbagai pihak.

Hal itu dikatakan Ketua ORARI lokal Kabupaten Sumedang YH1AL  Dede Mulyana YB1BUT, saat di konfirmasi awak media sundarayanews.com di Posko, Jumat (5/1/2024)


Lanjut Dede, "Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus, anggota, dewan pengawas dan penasehat DPP ORARI lokal sumedang atas kerja samanya.  Semoga kerja keras kita menjadi kebaikan untuk organisasi serta bermanfaat bagi masyarakat  dan menjadi amal ibadah bagi kita semuanya", ungkapnya

Dede berharap, musibah yang mengguncang Sumedang tidak berkepanjangan dan tidak terjadi lagi. Juga dirinya berpesan, bagi yang terkena musibah semoga di beri ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini.

Jurnalis : Ghalih C ( IWOI SMD)
Editor     : Red