Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pemdes Pangadegan Rencana Akan Gugat Perhutani


 

SUMEDANG, SundaRayaNews.Com -- Pemerintahan Desa Pangadegan Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang Jawa Barat sampai kini masih mempertanyakan sekitar 15 hektar hutan pinus Perhutani di dekat wilayahnya. Pasalnya, 15 hektar hutan pinus tadi, diduga masih menjadi bagian lahan kas Desa Pangadegan.


Berdasarkan sumber dari  beberapa perangkat Desa Pangadegan kepada Jurnalis  Media Online Sunda Raya News,  Jumat (8/12/2023) mengatakan, "Gugatan kepada Perhutani bisa saja dilakukan, hanya kita masih terkendala pendanaan. Karena untuk gelar gugatan itu, setidaknya perlu pembiayaan untuk pengacara dan lainnya", ujar sumber.

Ruhiyat Tafsirudin Kades Pangadeugan Kecamatan Rancakalong

Pihak Desa Pangadegan, lanjut sumber lagi, telah memiliki beberapa saksi. Mereka para saksi, tahu perihal silsilah lahan, " Bukti otentiknya bisa saja dari peta lahan zaman dahulu. Hanya, peta itu bisa kita dapatkan dimana  ? Jadi, agak rumit kita untuk memperjuangkannya, " ujarnya.

Masih menurut sumber di lingkungan aparatur Desa Pangadegan, zaman dahulunya, lahan kas Desa Pangadegan itu tidak ditanami pinus. Hanya, karena ada sisa bibit, pihak Perhutani malah menanamkan sisa bibit tadi di lahan kas Desa Pangadegan, " Jadi, seiring dengan berjalannya waktu,  lahan itu seolah-olah lahan Perhutani, " ujarnya.

Jurnalis    :  Tatang Tarmedi
Editor       :  MR