Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Muhamad Gani dan Yeni Lisnawati Suami Istri Jadi Caleg


SUMEDANG, SundaRayaNews.Com -- Kebanyakan bila suami nyalonkan legislstif (nyaleg) maka istrinya turut dukung suami untuk mencari calon pemilih. Sebaliknya, bila istri nyaleg, maka suami turut dukung istri bersosiaialisasi ke masyarakat. Namun, apa jadinya bila suami istri sama-sama nyaleg ?


Fenomena  pasangan suami istri nyaleg, salah satunya terjadi di Partai Perindo. Muhamad Gani dan Yeni Lisnawati warga Desa Cikadu Kecamatan Situraja Kabupaten Sumedang Jawa Barat, pasangan suami istri  tercatat sebagai caleg di dua dapil berbeda. Sang suami, Muhamad Gani, nyaleg di dapil 4 meliputi Kecamatan Situraja, Cisitu, Darmaraja, Cibugel dan Wado. Sedangkan istrinya, Yeni Lisnawati, nyaleg di dapil 3 meliputi Kecamatan Jatinunggal, Jatigede, Tomo, Ujungjays, Conggeang dan Paseh.

Muhamad Gani mengaku terjun ke politik praktis  dan  nyaleg karena didorong niat ingin mensejahterakan warga Desa Cikadu pada khususnya dan masyarakat di dapil 4 pada umumnya. Selama satu periode memimpim Cikadu selaku Kepala Desa, masih ada pekerjaan belum tuntas, " Mudah-mudahan saja, lewat jalur legislatif ini, pekerjaan belum tuntas untuk warga Cikadu ketika  saya jadi Kepala Desa, bisa tuntas ketika saya terpilih jadi anggota dewan. Bahkan, tidak hanya untuk warga Cikadu, perjuangan saya pun bisa untuk masyarakat di dapil 4 dan Sumedang. Kita akan buktikan. Partai Perindo akan buktikan. Bagaimana masyarakat bisa sejahtera. Lewat perjuangan politik Perindo, masyarakat bisa sejahtera lahir dan bathin, " ungkap Gani.


Aksi Perindo untuk kepentingan masyarakat, kata Gani, tidak diragukan lagi. Selain gerobak sembako dan ambulance gratis, belakangan Perindo hadir di tengah nasyarakat dengan asuransi jiwa dan asuransi kecelakaannya, " Prosedur pembuatannya tidak rumit. Kita hanya butuh foto copy KTP dan Nomor WA. Dua hari langsung aktif. Asuransi itu bisa diwariskan. Bila suami, ahli warisnya istri. Bila Istri yang ikut, suami ahli warisnya. Target saya bisa mencapai 5000 warga berasuransi. Bahkan, untuk dapil 4, hingga 10.000 pun bisa. Kecelakaan dan kematian itu urusan Alloh, tapi kita tetap berupaya agar kecelakaan dan kenatian tidak sia-sia. Sedikitnya keluarga kita bisa sedikit terbantu dengan adanya mudibah itu, " terang Muhamad Gani.

Sementara itu, Yeni Lisnawati mengatakan pencalegannya di Perindo untuk menyambung perjuangannya ketika masih menjadi Ketua PKK mendampingi suaminya ketika masih menjadi Kades Cikadu antara tahun 2016 hingga 2021. Tertarik kepada Perindo, katanya, karena visi misi partai sejalan dengan keinginan hatinya., " Kami ingin mensejahterakan masyarakat sesuai haluan partai dengan memberdayakan UMKM. Tentang KTA berasuransi, saya bisa tambahkan, bisa diperpanjang hingga seumur hidup bila mereka masih aktif jadi anggota Perindo. Untuk klaimnya, pemilik kartu bisa dapatkan Rp.300 ribu bila kecelakaan. Mendapat tunjangan kematian sebesar Rp.3 Juta ke ahli waris, "  tutur Yeni lulusan SMEA YPK Sumedang tahun 1996.

Jurnalis          :  Tatang Tarmedi
Editor              :   MR