Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Akibat Saluran Air Tersumbat Tumpukan Sampah, Rumah Warga Desa Kebonjati Kebanjiran

Warga masyarakat Dusun Kubangjaya dan Giriharja/ penggarap sawah sedang memperbaiki selokan yang ambrol waktu diguyur hujan 30 Nopember 2023.

SUMEDANG, SundaRayaNews.com - Akibat saluran air selokan yang tersumbat tumpukan sampah di wilayah Desa Kebonjati Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang, memicu banjir dan jebolnya tanggul selokan. Selain itu juga resapan air selokan masuk ke rumah rumah warga Pasca hujan lebat di wilayah Sumedang belum lama ini .


"Kasur si Ema dugi ka baseuh kabanjiran da cai lebet ka bumi, cai mancer kana sela sela tembok mani ngacir ", ( Kasur si Ema sampai basah kebanjiran, karena air masuk rumah melalui celah celah tembok sampai nyembur ) Hal ini dikatakan Ade (43) warga Dusun Kubangjaya.


Keadaan tersebut dibenarkan Nanang Ketua RT 05 RW 06 Giriharja, ia mengatakan kepada awak media SundaRayaNews.Com, "Bocornya saluran air ini, bisa saja akibat sumbatan sampah membendung di got got. Saya juga beberapa kali mengalirkan air akibat sampah, yang airnya mengalir ke dusun Hegarmanah Kelurahan Situ", ujarnya

Dengan adanya kejadian banjir yang menimpa warga masyarakat di 2 Dusun Kubangjaya dan Giriharja bersama para penggarap sawah yang ada di wilayah  dusun tersebut melaksanakan perbaikan saluran selokan yang ambrol, Minggu (03/12)

Sampah yang menumpuk di bagian hilir dari beberapa selokan dari Desa Kebonjati dan kiriman dari kelurahan situ menumpuk di bawah jembatan yang menghubungkan Desa Kebonjati dan Kelurahan Kotakaler.poto Sujana.

Ketika ditanyakan anggaran untuk biaya perbaikan saluran kepada Kepala Desa Kebonjati Jajang, dihubungi lewat sambungan WhatsApp-nya ia menjelaskan, "Anggaran ini secara swadaya. Selain tenaga ada juga yang menyumbang berupa uang dari Pa H.Suhara satu juta yang rumahnya ada di bawah selokan", katanya


Masih menurut Jajang, "Material yang digunakan, Pasir dan batu 7 colt , semen 15 sak, karung 200 buah makanan dan tenaga sekitar 2,5 juta jadi jumlah keseluruhan menghabiskan anggaran sekitar 5 juta 750 ribu rupiah", terangnya

Jurnalis : Sujana (Ki Aprak)
Editor    : MR