Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tiga Keluarga DI Desa Cigendel Sengsara Terdampak Tol Cisumdawu


SUMEDANG, SundaRayaNews.Com --  Musim hujan setelah kemarau panjang bagi kebanyakan orang dianggap  sebuah anugerah. Namun, bagi tiga keluarga di Dusun Cilengsar RT 01 RW 13 Desa Cigendel Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang Jawa Barat yakni  keluarga Mak Ijah, Ai Hayati dan No'ah, setiap datang musim hujan hidupnya selalu menderita.


Rumah milik tiga keluarga tadi, terjepit diantara dua jalur  jalan tol. Terutama ketika hujan deras, debit air hujan dari jalan tol tadi, tumpah ke rumahnya. Kondisi rumah mereka,  digenangi air hingga selutut bahkan bisa sepinggang tubuh orang dewasa. Karena kondisi rumah tidak memungkinkan untuk dihuni,  dengan terpaksa selama musim hujan keluarga Mak Ijah hidup dalam rumah kontrakan..

Tidak demikian dengan keluarga Mak No'ah, karena tidak mampu untuk ngontrak rumah, terpaksa mereka hidup bersatu dengan genangan air. Ironisnya, ditengah kondisi memprihatinkan seperti itu, ia harus merawat salah satu anggota keluarganya yang sakit parah, " Inilah jalan hidup yang mesti kami hadapi. Kami berupaya untuk sabar dan tawakal, " ungkap Mak Ijah dengan nada sendu.

Padahal, kata Mak Ijah, sebelum jalur Tol Cisumdawu melewati ke wilayah itu, rumah mereka  berada di titik tertinggi. Walau hujan sederas apa pun, tidak pernah ada genangan air. Kondisinya jadi berbalik, ketika pembukaan jalan tol masuk lokasi itu, rumah mereka jadi berada di titik terendah. Otomatis, air hujan dari dua jalur tol itu, masuk ke areal rumah mereka.


Mak Ijah berharap, meski Tol Cisumdawu telah beroperasi, pihak terkait  bisa ada kepedulian terhadap  tiga keluarga itu, " Tentu saja, bila ada uang pembebasan, kami ingin segera pindah dari kawasan ini.  Dulu, tempat ini, menjadi tempat nyaman untuk hidup kami sekeluarga. Tapi, sekarang telah berubah menjadi rumah genangan air, " kesahnya.

Kepala Desa Cigendel, H Mulyana, saat ditemui Jurnalis Media Online Sunda Raya News pekan lalu mengungkapkan bahwa pada hari itu ia  akan  ke DPRD Sumedang, menghadap anggota dewan untuk membicarakan dan mengurai simpul-simpul permasalahan yang sedang didera tiga warganya. Bahkan, H. Mulyana merasa kasihan terhadap tiga keluarga itu yang selalu hidup menderita terutama di setiap musim hujan.

Jurnalis     :  Tatang Tarmedi
 Editor        : Red