Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

SMAN Darmaraja Tepis Tuduhan Kecurangan


SUMEDANG, SundaRayaNews.Com - SMA Negeri Darmaraja kab.Sumedang tepis tuduhan kecurangan atas pemberitaan yang beredar di salah satu media online yang menyatakan adanya penyelewengan dan manipulasi dana Biaya Operasional Sekolah (BOS).


Jelas pihak sekolah menepis ,Karena sekolah sudah menggunakan dana BOSP sesuai dengan Juklak dan Juknis juga peraturan kementrian pendidikan maupun dinas propinsi tentang penggunaan dana BOS dan sudah sesuai dengan kode rekening yang bisa di anggarkan di penggunaan dana BOS.


Tuduhan ini tidak benar kata wakasek H.Encep Marwan S.Pd, bahkan pihak sekolah akan menuntut balik atas pencemaran nama baik ini jelasnya.

Sementara Asep Irpanudin S.Pd. sebagai kepala Sekolah menyatakan sangat menyayangkan dengan tuduhan tersebut padahal sekolah saat ini lagi baik-baik saja bahkan aktifitas siswa maupun guru di dalam KBM nya sangat baik. Sekolah kami ini masuk Akreditasi A (Sekolah unggulan) maka dengan tuduhan tersebut saya akan mengambil sikap tegas yang telah mencemarkan nama baik. Sekolah . .jelasnya.

Masih kata Asep bahkan saat ini SMA Negeri Darmaraja menghimbau kepada siswa/siswi yang belum mengambil IJAZAH nya dikarenakan ada administrasi yang kurang atau belum di penuhi kepada sekolah, jangan menjadi beban SILAHKAN untuk diambil dan kami gratiskan.


Program selanjutnya SMA Negeri 1 Darmaraja tentang "PROGRAM INDONESIA PINTAR" (PIP) wakasek menambahkan (H.Encep Mawan S.Pd, )menegaskan sudah mengawal terus PIP ini agar sesuai peruntukannya bagi siswa dari mulai masuk sampai lulus sekolah. untuk itu data siswa kami olah sebagaimana mestinya agar bisa terealisasi kepada siswa yang berhak menerimanya. Sekolah ini pun memberikan bantuan kepada siswa yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi negeri pun siap mengawal.

Sehingga minat orang tua menyekolahkan ke SMA Negeri Darmaraja tahun terakhir meningkat dengan penambahan Rombel menjadi 12 kelas dari 9 kelas, juga meningkatnya prestasi Akademik dan non Akademik.

Sumber : metrojabaronline
Jurnalis : Mat R
Editor    : Red