Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

OPINI : Tantangan Guru Honor Swasta, Proses Sertifikasi dan Infasing yang Semakin Pelik

 

Imadudin, S.Ag., Kepsek MTs Istigfharlah Sumedang
 

Oleh: Imadudin, S.Ag
Kepsek MTs Istigfharlah Sumedang

GURU honor di sekolah swasta menghadapi tantangan yang semakin pelik terkait proses sertifikasi dan infasing. Khususnya bagi mereka yang tidak dapat mengikuti sistem tes sertifikasi dan infasing pada masa forto folio, proses ini menjadi semakin sulit.

Pada masa itu, guru honor hanya perlu mengumpulkan bukti fisik sebagai guru honor dari awal mereka mengajar. Masa itu dianggap relatif mudah, terutama karena banyak guru yang bisa mengikuti tes secara dadakan. Namun, bagi guru yang saat itu tidak terjaring, hingga saat ini mereka belum terdaftar sebagai guru bersertifikasi.

Saat ini, sistem yang diterapkan terasa sulit, terutama setelah adopsi sistem online. Sistem online menjadi sulit dicerna oleh banyak guru, terutama mereka yang telah lama mengabdi. Kendala ini sebagian besar terletak pada ketidaksetaraan akses dan pemahaman terhadap teknologi.

Masalah ini diungkapkan untuk mendapatkan perhatian khusus dari pihak terkait, terutama dalam konteks pendidikan. Harapan mereka adalah agar ada validasi data yang benar-benar dilakukan secara langsung di lokasi, sehingga dapat ditemukan data yang akurat.

Bayangkan, masih ada guru honor yang telah mengabdi sejak tahun 2006 namun belum juga terdaftar sebagai guru bersertifikasi atau infasing. Beberapa di antaranya bahkan telah lolos tes sertifikasi atau infasing, tetapi tidak kunjung mendapatkan panggilan. Mereka terpaksa harus menunggu dengan tidak pasti.

Untuk mengatasi semua permasalahan ini, diharapkan pihak terkait dapat turun langsung ke lapangan, melakukan pencatatan data secara langsung, dan memberikan jalur khusus bagi guru yang telah mengabdi puluhan tahun. Jam tayang mereka harus dijadikan acuan utama, dan perlu dihindari istilah “najan ge lila tapi teu lulus tes mah wayahna”. Untuk memastikan transparansi, para guru yang belum lama lulus sertifikasi sebaiknya dapat dicheck langsung di lokasi.(*)

*) Kepala Sekolah MTs Istigfharlah   Sumedang
Editor : Red