Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

MGMP Sejarah SMK Sumedang Kunjungi Jejak Peradaban Sumedang di Lembah Cisaar

Pengurus MGMP Kabupaten Sumedang yang melaksanakan study lapangan sejarah di site museum Lembah Cisaar Desa Jembarwangi Tomo Sumedang  (11/11/2023)

 SUMEDANG, SundaRayaNews.Com -  Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah SMK Kabupaten Sumedang, Jawa Barat melaksanakan study lapangan sejarah yang berlokasi di Site Museum Lembah Cisaar di Desa Jembarwangi, Kecamatan Tomo  Kabupaten Sumedang,  Sabtu ( 11/11)


Kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin setiap tahunnya bagi MGMP sejarah SMK di Kabupaten Sumedang. Yang bertujuan untuk penguatan materi pembelajaran bagi siswa.


Pengurus MGMP sejarah Kabupaten Sumedang, H. Sigit  Pratikno, M. Pd mengatakan bahwa dipilihnya Site Museum  Lembah Cisaar Desa Jembarwangi Tomo sebagai tujuan studi lapangan, karena memiliki situs – situs bersejarah.

"Site Museum itu menyimpan fosil binatang purba usia jutaan tahun yang ditemukan di Jembarwangi dan Darmawangi pada 2004. Diantaranya gading gajah stegodon, tempurung kura-kura, gigi buaya gavialis, gigi kuda Nil, gigi babi, rahang rusa, dan tengkorak cervidae", ujar Sigit

Selain itu lanjut Sigit, "manfaat lainnya dapat memberikan pemahaman kepada siswa bahwa di daerah Sumedang ada museum  sejarah yang menyimpan fosil pada masa pra-sejarah dan hasil penemuannya berada di lokasi Sumedang",katanya

Poto bareng para pengurus MGMP sejarah Kabupaten Sumedang di Desa Jembarwangi Kec Tomo Sumedang

 

Enco ,warga yang ikut dalam penemuan fosil menjelaskan penemuan fosil purba yang dekat yaitu kura - kura yang tebal tempurung nya sekitar 1,5 cm. Dilembah Cisaar itu banyak ditemukan fosil yang berserakan juga dan terdapat beberapa fosil yang belum tergali", ungkapnya
 
 Guru sejarah anggota MGMP Retno  Ayu,S.Pd. memberikan kesannya  "Tempat untuk museum sudah layak, hanya saja akses menuju tempat perlu diperbaiki dan diberikan petunjuk menuju museum", ucapnya

Jurnalis : Encep HI
Editor     : Red