Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ketua GAWARIS Jabar Mengutuk Keras Penggunaan Akun Facebook Yang Menghina Wartawan

Asep Suherman, SH, Ketua DPD Gabungan Wartawan Republik Indonesia Satu (GAWARIS) Jawa Barat. (fhoto doc red)

 

CIAMIS, SundaRayaNews. Com - Beredarnya sebuah postingan di akun Facebook milik salah seorang oknum Guru Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Ciamis berinisial YDS diduga telah mengeluarkan kata kata ancaman dan hinaan kepada para Wartawan, mendapat kecaman keras  dari ketua Gabungan Wartawan Republik Indonesia Satu ( GAWARIS) DPD Jawa Barat Asep Suherman, SH


“Sok atuh daratang deui maraneh teh wartawan nu sok marentaan duit… mengpeng ker aya molen ku aing urang asupken kana molen kabeh,”
( silahkan pada datang lagi kamu para Wartawan yang suka meminta – minta uang… Kebetulan sedang ada molen, Saya masukan semuanya ke dalam molen ). Itulah fostingan yang ada di akun faceebook milik YDS.

Asep Suherman, SH, mengatakan  kepada SundaRayaNews.com melalui sambungan whatsApp-nya Jumat (25/11), sebagai Wartawan yang bernaung di GAWARIS, ia mengutuk keras dan akan melaporkan pemilik akun facebook berinisial YBS ke Aparat Penegak Hukum Kepolisian Resort Ciamis.

" Saya mengutuk keras atas celotehannya yang terkesan  menghina terhadap profesi wartawan sebagai control sosial. Maka hal ini pemilik akun fb berinisial YDS harus segera diusut tuntas dan segera akan di laporan Ke pihak aparat penegak hukum. Karena ini sudah melecehkan martabat seluruh ke wartawan", kata Asep Suherman,SH

Disebutkan Asep, ucapan tak pantas pemilik akun YDS memicu kegaduhan di publik, khususnya para wartawan di seluruh Indonesia yang tidak terima para jurnalis yang merupakan Pilar ke 4 Demokrasi Negara dilecehkan.

“Wartawan dalam menjalankan aktivitasnya, selain dilindungi undang – undang juga dibekali kode etik. Profesi wartawan kegiatannya merupakan profesi yang mulia. Pemilik akun facebook yang merupakan seorang guru madrasah ibtidaiyah, sebaiknya oknum guru tersebut jangan asal mosting, jangan asal ngomong tetapi lebih baik bertabayun dulu apa yang menjadi titik permasalannya, apalagi dia merupakan seorang panutan atau uswah bagi murid di sekokah", ujar Asep

”Kamipun punya keyakinan, para jurnalis yang mentaati aturan dalam menjalankan tugasnya akan berpegang teguh pada UU pers dan memegang kode etik Jurnalis, pungkasnya.

Jurnalis : Mat R
 Editor   : Red