Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

SD Negeri Cikuda Sekolah Penggerak Butuh Tambahan Empat Ruangan Lagi


SUMEDANG, SundaRayaNews.Com -- SD Negeri Cikuda ditetapkan sebagai satu-satunya sekolah SD Negeri Penggerak di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Sebagai sekolah penggerak, tentu saja, SD Negeri Cikuda perlu  berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik. Diantaranya,  mencakup kompetensi  literasi dan numerasi. Hanya, salah satu kendala untuk mencapai target itu, SD Negeri Cikuda masih kekurangan beberapa ruangan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.


Demikian diungkapkan Engkim Sarkim S.Pd, M.M. Kepala SD Negeri Cikuda kepada Jurnalis Media Online Sunda Raya News, Kamis (19/10. Beberapa ruangan tambahan tadi,  ujar Kepsek, bisa ditempatkan di lantai dua. Ruangan itu akan dijadikan  satu kelas tambahan.  Karena, dengan jumlah 270 siswa saat ini,  SD Negeri Cikuda  butuh satu kelas lagi agar siswanya tidak kena shift pagi dan siang. Selain untuk kelas, di lantai dua itu pun perlu ada ruangan untuk rapat /pertemuan, ruang perpustakaan dan  laboratorium komputer untuk dimanfaatkan kegiatan literasi digital.

Engkim Sarkim,S.Pd, M.M Kepsek SDN Cikuda Kecamatan Jatinangor Sumedang

Engkim Sarkim S.Pd, M.M. mengawali karir gurunya tahun 2002 di SD Negeri Cikandang Kecamatan Jatigede. Karena ada kabar SD Negeri Cikandang masuk area penggenangan Waduk Jatigede, ia memohon untuk dipindahkan. Tahun 2006 ia dipindahtugaskan  ke SD Negeri Parakanmuncang II. Tiga belas tahun mengajar di sekolah itu hingga datang tawaran untuk promosi kepala sekolah. SD Negeri Pasirlaja Rancakalong, sekolah pertama yang ia pimpin. Dua tahun kemudian, ia kena rotasi jadi Kepala SD Negeri Jatinangor. Setahun berikutnya, dipindahtugaskan ke SD Negeri Cikuda berjalan hingga sekarang.

Jurnalis  :   Tatang Tarmedi
Editor     :    Red -