Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

FKO Sumedang Unjuk Rasa, Menolak Arogansi Pengusaha Revitalisasi Terminal Ciakar

Unjuk rasa FKO ke DPRD Sumedang perihal Revitalisasi Terminal Ciakar

SUMEDANG, SundaRayaNews.Com - Para perwakilan ORMAS (Organisasi Masyarakat) yang tergabung dalam FKO (Forum Kemitraan Ormas ) Kabupaten Sumedang menggelar unjuk rasa ke DPRD menyuarakan aspirasi perihal revitalisasi Terminal Ciakar, ke DPRD, Kamis ( 26/10)


Adapun perwakilan Ormas yang mengikuti aksi unjuk rasa tersebut seperti, PJPM, GMPI, SATRIA BANTEN, SUNDAWANI, MAUNG PASUNDAN, GEMANTARA, IPI, PRABU, PERKARA, dan KPK-JABAR  

Asep Roni Anggota DPRD Sumedang dari komisi 4 memberikan sambutan kepada pengunjuk rasa FKO

Perwakilan Ormas yang tergabung di FKO diterima langsung oleh anggota DPRD Asep Roni dari Komisi IV  mewakili Ketua DPRD Sumedang di ruang sidang DPRD.

Pada kesempatan itu FKO menyampaikan beberapa hal tentang relokasi pembangunan revitalisasi Terminal Ciakar Tipe A yang menurutnya dinilai janggal dan berpotensi menjadi sebuah pelanggaran hukum.


Deni Nugraha dari GMPI korlap pergerakan yang didampingi koordinator FKO Irwan Permana Ketua PJPM ketika dikonfirmasi SundaRayaNews.Com mengatakan, FKO meminta di fasilitasi oleh DPRD kepada pihak Pengusaha perihal revitalisasi Terminal Ciakar yang dinilai arogan.

"Kami Meminta di fasilitasi oleh pihak DPRD kepada pengusaha, terkait pelaksanaan revitalisasi terminal ciakar dengan sikap pengusahanya yang arogan", ujar Deni


Lanjut Deni, "Adapun tuntutan FKO yaitu , 1. Pembangaunan revitalisasi terminal Ciakar, 2. Peran fungsi kontroling DPRD sebagai perwakilan rakyat sumedang terhadap dampak pembangunan terminal Ciakar tersebut, 3. kebijakan pemerintah Sumedang terhadap pelaksanaan proyek terminal Ciakar", ungkapya
 
Irwan Permana koordinator FKO Sumedang menambahkan, "Intina kalau dari pihak pengusaha mengabaikan tuntunan, maka kami dari FKO akan terus mengadakan aksi demi nama baik Sumedang", ujarnya

Jurnalis : Didin
Editor    :  Red