Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bangunan SD Sinarjati Jatinangor Jadul dan Lapuk

Punya alat gamelanpun hasil pinjaman

SUMEDANG, SundaRayaNews.Com -- Kecamatan Jatinangor selama ini dikenal sebagai Kawasan Pendidikan.   Seringkali kawasan ini dikunjungi pihak-pihak dari luar daerah, bahkan luar negeri, sebagai objek study tour atau study banding. Karena, Jatinangor dianggap berhasil menempatkan diri menjadi kawasan pendidikan strategis bertaraf internasional.


Bagian atap bangunan SDN Sinarjati banyak yang lapuk

Hanya, ironisnya, ditengah popularitas Jatinangor sebagai Kawasan Pendidikan bertaraf internasional, masih ditemukan beberaoa bangunan sekolah dengan kondisi jadul belum tersentuh bantuan perehaban. Diantaranya, SDN Sinarjati di Jalan Letdau Lukito No. 14 Desa Jatiroke. Selain jadul, beberapa bangunan sekolah ini dalam kondisi rusak parah.

Meskipun kondisi sekolah dalam keadaan jadul dan rusak, Kurnia S.Pd, selaku Kepala SD Sinarjati bertekad  agar sekolahnya itu menjadi sekolah sehat, " Tapi, banyak kendala untuk menuju ke arah itu. Salah satunya, jumlah WC kurang, sehingga siswa berebutan gunakan WC, " kata Kepsek.

Kusen-kusen pintu banyak yang keropos

Selain jumlah WC masih kurang dibandingkan dengan jumlah murid, bangunan kelas SDN Sinarjati hampir seluruhnya dalam kondisi lapuk. Menurut Kepsek Kurnia, usia bangunan rata-rata telah berusia lebih dari seperempat abad, " Jadi, selama itu pula, sekolah ini belum mendapatkan bantuan perehaban, " ujar Kepsek sembari menunjuk kusen pintu yang keropos.

 Penulis  :  Tatang Tarmedi
 Editor     :  Red