Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ridwan Kamil Resmikan Menara Kujang Sapasang di Jatigede

Photo : Gubernur Jawa Barat bersama Bupati Sumedang melakukan Gunting Pita tanda peresmian menara Kujang Sapasang di Kawasan Panenjoan Desa Jemah Jatigede
 

SUMEDANG, SundaRayaNews.Com -- Keberadaan Menara Kujang Sapasang yang dibangun dengan megah di Kawasan wisata Panenjoan Desa Jemah Kecamatan Jatigede Kabupaten Sumedang diresmikan secara langsung oleh Gubernur Jawa Barat  Ridwan Kamil, Minggu (13/08)


Pada kegiatan tersebut Gubernur Jawa Barat didampingi Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, Wabup Sumedang, Erwan Setiawan, Sekda Herman Suyatman serta sejumlah undangan lainnya

Photo : Menara Kujang Sapasang di kawasan Wisata Panenjoan Desa Jemah Kecamatan Jatigede Kabupaten Sumedang

 

Gubernur Jawa Barat meminta pengelola Kawasan Wisata Menara Kujang Sapasang dan destinasi wisata lain di Jatigede untuk mendahulukan menyerap tenaga kerja warga lokal yang terdampak penggusuran Bendungan Jatigede.

Menurut Gubernur, hal tersebut salah satu upaya pemerintah untuk memberikan kompensasi jangka panjang dari pengorbanan warga di lima kecamatan yang harus pergi dari rumah tempat tinggalnya untuk kepentingan lebih besar.

Gubernur Jabar bersama Bupati Sumedang Melakukan  Penekanan tombol serine tanda diresmikannya Menara Kujang Sapasang

 

"Saya minta pengelola untuk mendahulukan tenaga kerja dari warga sini, ini adalah kompensasi jangka panjang," ungkap kang Emil

Sehingga, dengan bertumbuhnya kawasan wisata di Kawasan Waduk Jatigede, diharapkan mampu menyerap banyak tenaga kerja, dan akhirnya akan menambah tingkat perekonomian di Sumedang dan Jawa Barat secara umum.

"Pariwisata menjadi solusi jangka panjang untuk masyarakat yang tergusur bendungan Jatigede," imbuhnya.

Sedangkan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir mengatakan, berdirinya Menara Kujang Sapasang adalah mimpi masyarakat Sumedang yang menjadi kenyataan, Menara Kujang Sapasang yang akan menjadi destinasi wisata unggulan ini akan menjadi solusi pengentasan kemiskinan warga Jatigede yang terdampak Waduk Jatigede.

Masih dikatakan Bupati, ada dua makna dari peresmian menara setinggi 99 meter ini, pertama pihaknya berupaya untuk menjaga budaya, tradisi sunda, yakni Kujang,


"Ke dua makna akan bergeraknya roda ekonomi dari sektor pariwisata, sehingga dengan adanya ikon pariwisata baru ini akan banyak mengundang wisatawan, yang akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat," tandasnya

Menara kujang Sapasang mahakarya dari Pak Ridwan Kamil, untuk warga sumedang, semoga semakin memajukan Sumedang dan Jabar," ujar Dony

Pewarta. : Fajar Santika
Editor       :  Red