Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Melalui Anggaran Padat Karya Tunai DD, Pemdes Tanjungmulya Perkuat Ketahanan Pangan Bangun JUT


SUMEDANG,SundaRayaNews.Com Sebagai salah satu prioritas penggunaan dana desa (DD) pemerintah mengalokasikan dana untuk program ketahanan pangan nabati dan hewani. Alokasi dana untuk program ini minimal sebesar 20 persen dari dana desa yang diterima.


Tatang Karseno,S.Pd. Kades Tanjungmulya Kec Tanjungkerta Kab Sumedang ikut terjun berbaur dengan para pekerja dalam pembangunan JUT
 

Kegiatan yang termasuk program ketahanan pangan nabati dan hewani meliputi seluruh kegiatan sub bidang pertanian dan peternakan, kegiatan pemeliharaan, pembangunan, rehabilitasi, peningkatan atau pengerasan jalan usaha tani.
 
Seperti halnya, Pemerintah Desa Tanjungmulya Kecamatan Tanjungkerta Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dalam upaya perkuat ketahanan pangan saat ini sedang melaksanakan pembangunan jalan usaha tani (JUT) sepanjang 50 meter dengan lebar 3 meter di Blok Sawah Cikatel.

Foto : Pelaksanaan Pembangunan JUT di Blok Sawah Cikatel Desa Tanjungmulya Kec Tanjungkerta Kab Sumedang

 

"Kegiatan ini bersumber dari anggaran padat karya tunai dana desa (DD) sebesar Rp 25 juta tahun anggaran 2023. Sedangkan pembangunan jalan usaha tani ini, meneruskan jalan sebelumnya yang telah dibangun melalui program sapras dari pemprov jawa barat tahun 2023",ujar Tatang Karseno,S.Pd. kepada SundaRayaNews.Com, di lokasi kegiatan, Senin (21/8)

Lanjut Kades, "Hal ini sesuai dengan peraturan presiden No.104 tahun 2021 tentang Rincian anggaran pendapatan dan belanja negara tahun 2022. Dimana ketahanan pangan merupakan pagu anggaran sebesar 20 persen dari dana desa",tuturnya.

Penulis : Didin
Editor    : Red