Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Masyarakat Desa Gunasari Was - was, Jembatan Cihonje Terancam Ambruk

Potho : Kondisi Jembatan Cihonje di Desa Gunasari yang sudah anjlok dan retak.

SUMEDANG,SundaRayaNews.Com - Keberadaan Jembatan Cihonje yang berada di wilayah Dusun Sukamulya Desa Gunasari Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat teramcam ambruk.


Hal itu disebabkan adanya pondasi jembatan yang sudah rapuh dan pada berlubang, begitu juga dengan tembok penyangganya sudah retak retak. Akibatnya permukaan jembatan anjlok dan retak retak.


Anjloknya jembatan Cihonje yang terancam ambruk, dibenarkan oleh Kepala Dusun Sukamulya Suhendar, belum lama ini, ketika dihubungi melalui whatsApp

" kami sudah beberapa kali melaporkan adanya kerusakan jembatan cihonje itu sebelum terjadi anjlok ke pihak PUTR, tetapi belum juga ada realisasinya, begitu juga dengan kerusakan jalan poros sukamulya ke rancamulya", jelas Kadus.

 Untuk mengantisipasi terjadinya hal hal yang tidak diinginkan bagi keselamatan pengguna jembatan, pihak Pemdes Gunasari memasang plang pengumuman bagi kendaraan berat dilarang masuk.

Sedangkan menurut Wahyu Setiana, salah seorang warga Desa Gunasari mengatakan kepada SundaRayaNews.Com, Selasa (7/8) "Sebagian besar warga yg melintas ke jembatan tersebut merasa was-was karna takut ambruk",ungkap Wahyu

Masih dikatakan Wahyu, sekarang musim kemarau, yang lebih takut nanti di musim hujan dan debit air naik sedangkan pondasi di dalam sebagian sudah tergerus terlihat seperti ada lobang", ujarnya


Wahyu berharap , Pemda segera melaksanakan perbaikan jembatan Cihonje tersebut. Karena menurutnya jembatan itu sangat dibutuhkan sekali oleh seluruh masyarakat Desa Gunasari maupun desa yang lainnya. Karena Jembatan Cihonje akses keluar masuk kendaraan roda empat maupun roda dua.

Sementara Kepala Dinas PUTR Kabupaten Sumedang Ketika akan dikonfirmasi, Selasa (7/8), yang bersangkutan sedang tidak ada di kantornya. Semenjak berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan dari pihak PUTR.

Penulis   : Mat R
Editor     :  Red