Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kepsek SDN Citungku, Adang S Penggiat Sastra Sunda


SUMEDANG, SundaRaya.Com -- Bebarapa kepala sekolah di Sumedang berangkat dari seorang seniman dan sastrawan. Salah satunya, Adang Sukmansyah, Kepala SD Citungku Rancakalong Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Dari tangannya telah lahir buku-buku sastra, baik antologi puisi maupun Cerita Pendek. Karya-karya sastra ciptaannya, kebanyakan berjenis sastra Sunda.


Sampul Buku "Mawar Bodas" karya Adang Sukmansyah.
 

Karya-karya Adang Sukmansyah  berceceran di beberapa  koran dan majalah  Sunda serta media sosial. Terutama Majalah Mangle . Cukup geten  memuat karya-karyanya. Ceceran karyanya, kemudian dihimpun dalam buku Kumpulan Carita Pondok Asih dan Mawar Bodas. Sedangkan sajak-sajaknya sebagian masuk buku antologi Siasat Malela, Pasini Cadas Pangeran dan Sumedang & Pendidikan.

Kepsek SD Berprestasi se Kecamatan Rancakalong Tahun 2023 ini mengaku kecintaan menulis puisi dan carpon telah tumbuh sejak SD. Adang kecil sering nginap di rumah Umun Munayah, seorang kepala sekolah pula penulis karya-karya sastra di Majalah Mangle. Di momen itulah, ia suka bertemu Usman Supendi, Dosen Uninus pula penulis sastra-sastra Sunda ( sekarang redaktur koran sunda Galura, Grup PR ,-- Red ).

Media sosial Facebook, ajang pelampiasan selanjutnya untuk berkarya. Sajak-sajak Sunda bernuansa romantisme acap kali menjadi produk-produk postingannya.

"Asih" Buku Kumpulan Sajak Sunda Karya Adang Sukmansyah


Beriringan dengan itu pula, ia mengikuti pelatihan menulis di bawah arahan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang. "Sejak itulah, karya-karya sajak dan carpon saya, bisa tembus Majalah Mangle," tutur Adang yang pernah ditugaskan jadi guru di wilayah terpencil, Cimanintin, kepada SundaRayaNews.Com, Kamis (23/8)

Penukis :Tatang Tarmedi
Editor     : Red