Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gapura Selamat Datang Milik Desa Cigintung Hurupnya Amburadul


SUMEDANG, SundaRayaNews.Com.  Gapura bukanlah hanya sekedar bangunan fisik yang berarti pintu gerbang, pembatas sebuah desa,tetapi sebagian tradisi masyarakat setempat. Gapura sebuah wujud ungkapan selamat datang sebagai perwakilan keramahan dan rasa hormat tuan rumah kepada tamu yang datang.


Hal ini lain adanya, dengan Gapura selamat datang di Desa Cigintung Kecamatan Cisitu Kabupaten Sumedang, Jawa Barat hurufnya amburadul, ke baca namun tidak dimengerti. Padahal pembagunan gapura tersebut menggunakan anggaran yang tidak sedikit.

Dengan adanya gapura yang tidak terawat tersebut, ramai di media sosial dengan berbagai tanggapan dan kritikan dari netizen, seolah olah menyudutkan Kepala Desa Cigintung.

Drs. Rasta, Kepala Desa Cigintung ketika dikonfirmasi awak media SundaRayaNews.com, di Kantor Desa Jumat (11/08) sepertinya Kades kurang mengetahui keadaan gapura yang hurupnya amburadul ruksak berjatuhan. Padahal menurut warga setempat, keadannya sudah lama seperti itu.

"Gapura yang mana, kalau gapura yang itu masuknya ke daerah desa pajagan, sedangkan gapura tersebut dibangun oleh kepala desa terdahulu", ucap Kades.

Photo:  Gapura Selamat Datang di Desa Cigintung hurufnya amburadul, ke baca tapi tidak dimengerti

 

Sedangkan menurut Dede selaku Kaur Umum Desa Cigintung mengatakan," Sebenarnya hal semacam ini, tidak perlu diungkit -ungkit, karena hal sepele tak ada masalah. Justru yang harus diungkit itu program program yang ada kaitannya dengan masyarakat. Jadi apa sih epeknya, cuma hanya gapura ini", ucap Dede serasa tak ada beban

Lanjut Dede, "masalah gapura memang itu ada di wilayah Desa Cigintung, memang saya akui hurupnya berjatuhan sudah lama, namun tidak ada dana pemeliharaan. Adapun nanti akan dianggarkan tentunya harus melalui musdes dulu, tidak bisa serta merta begitu saja menganggarkan", pungkasnya

Penulis  : Sujana
Editor     : Red