Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berdayakan Pemuda Desa Putus Kerja sebagai Local Guide Sentul, Dosen UPI YAI dan IP Trisakti Lakukan Pendampingan


Bogor. SundaRayaNews.Com-Masalah pengangguran merupakan isu yang sering menghantui pemuda di berbagai daerah, termasuk di Desa Sentul, Bogor. Namun, sebuah inisiatif inspiratif muncul untuk mengubah permasalahan ini menjadi peluang positif. Tim Dosen dari Universitas Persada Indonesia YAI (UPI YAI) dan Institut Pariwisata Trisakti pemenang Hibah Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dari Kemendikbudristek telah bergandengan tangan dengan komunitas setempat, yaitu Paguyuban Local Guide Sentul (PLGS) untuk memberdayakan pemuda desa yang menghadapi pengangguran dengan menjadi Local Guide, pemandu wisata lokal.


Berbekal visi untuk menciptakan lapangan kerja dan mengembangkan potensi lokal, Tim Dosen UPI YAI yang Terdiri dari Dr. Euis Puspita Dewi, ST., M.Si. dan anggota I Gede Agus Suwartane, ST., M.Kom, Khina Januar, S.Ko., M.Kom  dan Hanni Adriani, S.P., M.Si. dari Institut Pariwisata Trisakti ini telah memberikan pendampingan dalam perekrutan dan pelatihan kompetensi bagi pemuda desa yang tertarik untuk menjadi Local Guide di kawasan Sentul yang terkenal dengan keindahan alamnya. "Inisiatif ini bukan hanya tentang memberi pekerjaan, tetapi juga memberikan peluang untuk pemuda desa agar dapat merasakan dampak positif industri pariwisata dalam komunitas mereka sendiri," ungkap Dr. Euis Puspita Dewi, salah satu penggagas program ini.
Proses perekrutan dilakukan melalui pendekatan inklusif. Dosen dan anggota komunitas melakukan sesi sosialisasi dan penjelasan mengenai peluang menjadi Local Guide kepada pemuda desa. Mereka diberikan gambaran tentang tanggung jawab, manfaat, serta pelatihan yang akan diterima. Perekrutan berfokus pada semangat, keterbukaan untuk belajar, dan rasa cinta terhadap lingkungan setempat.


Setelah pemuda desa terpilih, pelatihan kompetensi yang intensif diadakan untuk mempersiapkan mereka menjadi Local Guide yang berkualitas. Pelatihan mencakup pemahaman tentang wisata lokal, kemampuan berkomunikasi dengan wisatawan, etika pemandu wisata, serta manajemen risiko dan tanggap darurat. Tim Dosen dari UPI YAI dan Institut Pariwisata Trisakti memberikan pendampingan dengan bantuan narasumber ahli melalui pendekatan interaktif dan simulasi lapangan.


"Kami berharap melalui pelatihan ini, para pemuda desa dapat merasa lebih percaya diri dan kompeten dalam menghadapi tantangan sebagai Local Guide. Kami ingin mereka menjadi duta wisata yang mampu memberikan pengalaman positif kepada wisatawan," tambah I Gede Agus Suwartane, S.T., M.Kom dengan penuh semangat. Selain mendapatkan pengetahuan teknis, para pemuda desa juga diberikan pemahaman tentang pentingnya mempromosikan pariwisata berkelanjutan dan menjaga lingkungan. Hal ini sejalan dengan tujuan pembangunan pariwisata yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian alam dan budaya.

Kerja sama antara dosen-dosen UPI YAI, Institut Pariwisata Trisakti dan komunitas lokal di Desa Sentul ini adalah contoh nyata bagaimana pendidikan tinggi dapat berperan dalam pengembangan masyarakat. Diharapkan, inisiatif ini dapat menjadi model bagi komunitas lain untuk mengatasi tantangan pengangguran melalui pendekatan kreatif dan kolaboratif.

 Penulis oleh : Dr. Euis   Puspita Dewi